Jumat, 25 Mei 2012

Air terjun Tawangwangu

 Tawangmangu adalah sebuah nama daerah di kaki Gunung Lawu. Sudah tentu udara di tempat ini masih segar dan suhu udara dingin terutama di malam hari. Panoramanya indah dengan bukit-bukit dan ladang petani yang memberi warna hijau sejuk. Sebuah tempat ideal untuk kita melepas lelah dan refreshing.

Tawangmangu terletak kabupaten karanganyar atau sekitar 36 KM arah timur Kota Solo. Tawangmangu mudah dijangkau dari Kota Solo. Ada bus umum yang hampir tiap 30 menit siap mengantar anda dari terminal Tirtonadi Solo. Di sepanjang perjalanan menuju Tawangmangu kita akan melihat pemandangan yang indah di kanan kiri. Semakin deket ke kawasn tersebut jalananya makin mendaki dan berkelok-kelok seperti puncak bogor. dan udara makin dingin khas daerah pegunungan.

Sejak lama memang kawasan Tawangmangu ini menjadi salah satu tujuan wisata favorit bagi banyak turis. Terutama turis domestik. Alam yang indah dan udara sejuk memang selalu menarik hati orang untuk berkunjung ke tempat wisata yang masih banyak dihuni oleh monyet-monyet liar.

Ada tips supaya pengunjung tidak diganggu oleh monyet-monyet liar itu. salah satunya dalah jangan menjinjing barang bawaan seperti tas atau atau makanan saat anda melintas di sekitar mereka. Monyet-monyet tersebut akan mendekati anda. Dan saat anda lengah mereka akan merebut serta mebawa nya lari ke pepohonan. Disarankan untuk mendekap barang bawaan seperti tas di dada.


Ada beberapa tempat yang patut disinggahi jika kita melancong ke kawasan yang banyak monyet liarnya ini. Tempat-tempat tersebut antara lain :
Pertama Grojogan Sewu. Air terjun sewu ini bisa dikatakan sebagai salah aikon dari wisata di Tawangmangu ini. Tempat ini cocok untuk wisata keluarga. Sambil menikmati keindahan alam di lokasi tersebut kita bias beristirahat sambil menyantap hidangan sate ayam atau sate kelinci bersama keluarga. Ada juga kolam renang bagi yang ingin bererang , tentu saja airnya lebih dingin dari kolam renang yang ada di kota.
Kedua Cemara Sewu. Cemara Sewu adalah tempat wisata di lereng gunung lawu yang juga indah dan menarik untuk dikunjungi.
Ketiga Puncak Gunung Lawu . Gunung lawu memang menantang untuk didaki. Track pendakian gunung lawu jelas sehinga memudahkan para pendaki untuk mencapai puncak. Dan yang paling disukai para pecina alam adalah keindahan puncak lawu. Dari puncak tersebut kita bisa melihat danau saraqngan dan gugusan gung lain di jawa timur.
Camping ground, Bagi mereka yang suka camping, di Tawangmangu juga ada tempat berkemah yang bagus.
Disini juga ada pasar tradisional tempat kita membeli buah, sayuran segar dan souvenir.

Rabu, 23 Mei 2012

Tourist Attractions in Japan

 Negara Jepang menawarkan bukan hanya pesona wisata keindahan alam namun juga wisata kesejarahan dan kebudayaan yang kental. Jepang merupakan negara yang terkenal karena nilai kebudayaannya yang tinggi namun tidak memisahkan dengan aspek-aspek kemodernan sehingga keduanya bisa berjalan beriringan tanpa menegasikan satu dengan yang lainnya. Pengagungan kebudayaan di Jepang bukan berarti menolak berbagai rupa kemodernan sebaliknya mereka membaurkannya menjadi satu dan memolesnya dengan sangat ciamik
sehingga menjadi bernilai jual.
Itulah yang menjadi salah satu alasan banyak kalangan wisatawan untuk mengunjungi Jepang. Jepang, bagi kalangan wisatawan merupakan tempat heroik nan indah yang memberikan kemegahan kepada setiap mereka yang mengunjunginya. Jepang merupakan tempat yang memikat banyak kalangan untuk berkunjung dan berkunjung. Jepang merupakan tanah dewa yang diberikan keindahan alam yang memukau dan keeksotisan budaya yang menarik minat para pelancong.


 Candi di Jepang
Warga Jepang banyak yang memeluk agama Budha yang secara otomatis berdampak pada banyaknya jumlah candi yang merupakan sarana melakukan peribadatannya. Candi-candi di Jepang sangat disakralkan dan disucikan karena tempat peribadatan yang merupaan tempat untuk berinteraksi dengan Tuhan sudah sejatinya disucikan dan dijaga. Dalam perkembangannya, candi-candi tersebut tak hanya digunakan untuk beribadat saja, namun juga banyak para turis yang mengunjunginya untuk tujuan kepariwisataan.

Kuil
Selain candi, Anda juga akan menemukan banyak kuil di Jepang yang merupakan tempat suci bagi para pengikut agama Shinto. Kuil-kuil ini kebanyakan menyingkir dari arena perkotaan karena supaya terhindar dari keramaian dan tercipta ketenangan dan ketentraman selama menjalankan ibadat. Pada awal pembangunannya banyak kuil yang hanya dibangun secara sederhana, cukup satu ruang untuk beribadah. Namun dalam perkembangannya, sentuhan-sentuhan arsitektur mulai digunakan untuk membangun kuil-kuil tersebut sehingga tampak indah. Kuil-kuil tersebut terbagi menjadi beberapa tipe:
-Taisha
-Nagare
-Shinmei
-Hachiman
Begitu juga selain kuil dan candi, ada juga taman dan istana peninggalan masa lampau kerajaan-kerajaan yang pernah ada di Jepang. Kesemua tempat tersebut bisa dikunjungi oleh berbagai kalangan wisatawan untuk menikmati keindahan dan keeksotisannya.


Selasa, 22 Mei 2012

Japan of Tokyo Tower

Kalau berkunjung ke Tokyo, rasanya agak kurang sah kalau belum mengambil foto dengan latar belakang Tokyo Tower. Tower yang selesai didirikan pada tahun 1958 ini memang merupakan salah satu simbol dari kota Tokyo. Dengan tinggi 332.5meter, Tokyo Tower menjadi menara baja yang berdiri tegak tertinggi didunia melampaui menara Eiffel. Tokyo Tower yang awalnya memiliki nama Nippon Denpato ini berlokasi di area Shiba Park, menjulang tinggi dengan diberi warna oranye dan putih sesuai dengan regulasi keselamatan penerbangan
Pada awalnya, menara ini didirikan dengan tujuan sebagai antena pemancar bagi siaran radio yang kemudian ditambahn dengan siaran televisi dengan gelombang analog. Namun dalam perkembangan selanjutnya, siaran televisi di Jepang tidak lagi dipancarkan melalui geombang analog, melainkan menggunakan gelombang digital, begitu juga dengan siaran radio Jepang juga sedikit demi sedikit beralih kepada gelombang digital. Sehingga pada akhirnya menara ini digunakan sebagai pemancar gelombang analog dan digital untuk siaran televisi dan radio. Dan pada tahun 2011, siaran televisi seluruhnya sudah beralih kepada glombang digital. Hal ini menimbulkan permasalahan karena Tokyo Tower dianggap kurang tinggi sebagai pemancar, sehingga dibangunlah menara lain yang disebut Tokyo Sky Tree setinggi 634meter yang dijadwalkan untuk mulai beroperasi pada tahun 2012.

Selain berfungsi sebagai menara pemancar, Tokyo Tower juga memiliki daya tarik bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara. Oleh karena menara ini juga menyediakan beberapa fasilitas yang dapat menarik perhatian pengunjung. Tidak lupa disetiap musim dingin pada malam hari di halaman Tower dihias dengan pohon natal dan hiasan lampu yang cantik.

Foot Town
Dibagian paling bawah dari menara Tokyo Tower terdapat suatu bangunan berlantai 4 yang biasa disebut dengan nama Foot Town. Tidak diperlukan biaya untuk masuk kedaerah ini. Diluar dari pintu masuk Foot Town terdapat loket penjualan tiket untuk naik ke Observation Decks. Di lantai 1 dari bangunan ini, kita akan menemukan convinient store, toko sovenir, Aquarium Gallery dan juga elevator untuk menuju ke area Observation decks.
Food court dapat ditemui dilantai 2 bersamaan dengan beberapa toko sovenir lainnya. Sedangkan di lantai 3 kita terdapat Tokyo Wax Museum dan Space Wax. Biaya administrasi untuk masing-masing adalah sebesar 500Yen untuk dewasa dan 300Yen untuk anak-anak. Sedangkan untuk lantai 4, berisi Game Corner dan juga Noppon Square.

Observation Decks
Dari Observation decks kita bisa melihat pemandangan kota Tokyo dari ketinggian 145m keatas. Ruang observasi ini terdiri dari 2 bagian yaitu Main Observatory dan Special Observatory. Diperlukan biaya tambahan untuk masuk kedua ruangan ini. Tiketnya dapat dibeli di pintu masuk Foot Town dengan harga 820Yen untuk Main Observatory dan 600Yen untuk Special Observatory, atau anda dapat juga membeli keduanya sekaligus yaitu 1420Yen.
Didalam ruangan observasi utama tersedia cafe, toko oleh-oleh, kuil kecil dan juga tempat pertunjukan. Sedangkan dari ruang observasi spesial, kita benar-benar dapat melihat pemandangan kota Tokyo dari ketinggian 250m.
Akses menuju Tokyo Tower
Oedo line, turun di Akabanebashi Station lalu keluar melalui Akabane Exit dan berjalan kaki 5 menit.
Hibiya line, turun di Kamiyachou Station lalu keluar melalui pintu nomer 1 dan berjalan kaki sekitar 7 menit.
Mita line, turun di Toranomon Station lalu keluar melalui exit A1 lalu berjalan kaki sekitar 6 menit.
Asakusa line, turun di Daimon Station lalu keluar melali Exit A6 dan berjalan kaki sekitar 10 menit.

JR line, turun di Hamamatsuchou Station lalu keluar melalui North Exit dan berjalan sekitar 15 menit.

Senin, 21 Mei 2012

Alun-alun kidul Jogja

Alun-Alun Kidul yang disimbolkan dengan gajah yang berwatak tenang menawarkan paket wisata untuk menenangkan hati, menghangatkan malam dengan ronde dan bajigur, serta mencari berkah lewat Masangin.

Anda yang pernah tinggal di Yogyakarta, tentu takkan bisa melupakan nuansa akrab di Alun-alun Kidul. Di tengah malam bersama teman kuliah, anda mungkin pernah duduk di tikar yang tersedia di warung sekitar sambil berbincang tentang tugas kuliah hingga adik kelas pujaan. Bisa jadi pula anda sering menikmati kehangatan minuman sambil bercengkrama dengan tetangga sekampung atau rekan sekerja semasa di Yogyakarta.


saya mengajak anda mengenang semua memori itu dan berkunjung lagi ke Yogyakarta untuk menyapa teman dan merasakan lagi nuansa Alun-Alun Kidul. Bagi yang belum pernah ke Yogyakarta, tulisan ini akan memperkenalkan kehangatan dan keakraban kawasan yang sering disingkat dengan nama Alkid ini. Anda akan tahu bahwa nuansa Alun-Alun Kidul bisa dinikmati siapa pun tanpa kenal status sosial dan menjadi semakin ramai ketika malam menjelang.
Alun-Alun Kidul merupakan wilayah di belakang kompleks bangunan Kraton Yogyakarta yang bisa dijangkau dengan berjalan ke arah selatan dari Sentra Makanan Khas Gudeg Wijilan. Disimbolkan dengan gajah yang memiliki watak tenang, Alun-Alun Kidul merupakan penyeimbang Alun-Alun Utara yang memiliki watak ribut. Karenanya, Alun-Alun Kidul dianggap tempat palereman (istirahat) para Dewa. Dan jelas kini sudah menjadi tempatngleremke ati (menenangkan hati) bagi banyak orang.

Pukul lima sore adalah awal keramaian Alun-Alun Kidul. Tenda-tenda pedagang mulai didirikan dan bahan makanan atau minuman yang akan dijajakan pun disiapkan. Begitu gelap, anda bisa mulai menjajal makanan dan minuman yang dijajakan. Bila berjalan ke salah satu sudutnya, anda akan menemukan kedai ronde, sebuah minuman berkomposisi wedang jahe, kacang, kolang kaling dan bulatan dari tepung beras berisi gula jawa cair yang hangat. Harganya pun cukup murah, hanya sekitar Rp 2.500,00.

Tak jauh dari penjaja ronde, anda akan menemukan penjual wedang bajigur. Walau tetap menyuguhkan minuman bercitarasa jahe, namun komposisi minuman itu tetap berbeda. Kuah wedang bajigur terbuat dari santan kelapa, jahe, bubuk kopi dan sirup gula jawa. Biasanya, wedang itu diisi irisan roti tawar, kelapa yang diiris kotak dan kolang-kaling. Kehangatannya bisa menyapu dinginnya malam dan meramaikan suasana berkumpul anda.

Jika lapar, anda juga dapat menyantap berbagai hidangan. Bebakaran seperti jagung bakar, pisang bakar dan roti bakar adalah teman yang tepat jika anda memesan wedang bajigur. Jagung bakar yang dijual di sini dibakar dengan mentega dan saus sambal hingga matang namun tak gosong, sementara pisang bakarnya diberi coklat yang akan melumer jika dibakar. Keduanya benar-benar mampu memanjakan lidah. Roti bakarnya pun tersedia dalam ragam rasa sehingga mampu menggugah selera.

Pilihan lauk bila ingin bersantap dengan nasi juga tersedia. Ayam bakar, berbagai macam ikan bakar hingga tempe tersedia. Masakannya mungkin biasa, tetapi bila mampu menjadikan nuansa alun-alun kidul sebagai bumbu masakannya, tentu akan menjadi luar biasa. Dengan konsep lesehan, umumnya warung makan di kawasan alun-alun ini menjajakan makanan dengan harga tak mahal. Anda bisa kenyang dengan hanya mengeluarkan Rp 5000,00 saja.

Usai memanjakan lidah, anda bisa mencoba atraksi yang dinamai Masangin, yaitu melewati jalan antara dua beringin yang ada di tengah alun-alun dengan mata ditutup kain hitam. Konon, jika orang mampu melewatinya dan tak serong atau menabrak maka ia akan mendapat berkah tak terhingga. Tapi, jangan mencoba untuk mengintip, sebab jika dilakukan anda akan masuk ke dunia lain. Anda akan mendapati alun-alun dalam keadaan sepi dan sulit untuk kembali ke alam nyata lagi.Untuk mencobanya, anda cukup menyewa kain hitam seharga Rp 3.000,00.

Anda juga bisa berbincang dengan salah satu penyewa kain hitam bernama Albertus Harjo Suwito yang telah menjadikan alun-Alun Kidul sebagai tempat mencari nafkah selama 30 tahun. Menurutnya, usaha persewaan kain hitam tak cuma bisnis tetapi juga bentuk pelestarian budaya dan kepercayaan masyarakat jaman dahulu. Ritual melewati dua pohon beringin yang disebutnya Ngalah Berkah itu bukanlah takhayul, tetapi sebuah sarana untuk menghantarkan permohonan pada Tuhan. Terkabul atau tidaknya tergantung pada Sang Kuasa.

Di waktu-waktu tertentu, anda dapat melihat pagelaran wayang di Sasono Hinggil Dwi Abad. Namun, untuk melihatnya anda perlu persiapan karena umumnya wayang digelar semalam suntuk. Anda juga dapat melihat persiapan para prajurit kraton untuk merayakan Grebeg (perayaan memperingati Maulud Nabi). Di alun-alun inilah semua prajurit berkumpul untuk melaksanakan gladi resik sehari sebelum perayaan dan berangkat ke alun-alun utara pada hari perayaan.

Selain malam hari, anda juga bisa mengunjungi alun-alun ini, tentu untuk menyaksikan sesuatu yang berbeda. Anda bisa melihat gajah kraton di Kandang Gajah di siang hari atau melihat pertandingan sepak bola anak-anak dan remaja sekitar alun-alun di sore hari. Di pinggir alun-alun ini pula saat siang banyak pedagang klithikan yang berjualan. Anda bisa berburu barang-barang antik di situ.

Malioboro street

Berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti karangan bunga, Malioboro menjadi kembang yang pesonanya mampu menarik wisatawan. Tak hanya sarat kisah dan kenangan, Malioboro juga menjadi surga cinderamata di jantung Kota Jogja.
Matahari bersinar terik saat ribuan orang berdesak-desakan di sepanjang Jalan Malioboro. Mereka tidak hanya berdiri di trotoar namun meluber hingga badan jalan. Suasana begitu gaduh dan riuh. Tawa yang membuncah, jerit klakson mobil, alunan gamelan kaset, hingga teriakan pedagang yang menjajakan makanan dan mainan anak-anak berbaur menjadi satu. Setelah menunggu berjam-jam, akhirnya rombongan kirab yang ditunggu pun muncul. Diawali oleh Bregada Prajurit Lombok Abang, iring-iringan kereta kencana mulai berjalan pelan. Kilatan blitz kamera dan gemuruh tepuk tangan menyambut saat pasangan pengantin lewat. Semua berdesakan ingin menyakasikan pasangan GKR Bendara dan KPH Yudhanegara yang terus melambaikan tangan dan menebarkan senyum ramah.

 
Itulah pemandangan yang terlihat saat rombongan kirab pawiwahan ageng putri bungsu Sultan Hamengku Buwono X lewat dari Keraton Yogyakarta menuju Bangsal Kepatihan. Ribuan orang berjejalan memenuhi Jalan Malioboro yang membentang dari utara ke selatan. Dalam bahasa Sansekerta, malioboro berarti jalan karangan bunga karena pada zaman dulu ketika Keraton mengadakan acara, jalan sepanjang 1 km ini akan dipenuhi karangan bunga. Meski waktu terus bergulir dan jaman telah berubah, posisi Malioboro sebagai jalan utama tempat dilangsungkannya aneka kirab dan perayaan tidak pernah berubah. Hingga saat ini Malioboro, Benteng Vredeburg, dan Titik Nol masih menjadi tempat dilangsungkannya beragam karnaval mulai dari gelaran Jogja Java Carnival, Pekan Budaya Tionghoa, Festival Kesenian Yogyakarta, Karnaval Malioboro, dan masih banyak lainnya.

Sebelum berubah menjadi jalanan yang ramai, Malioboro hanyalah ruas jalan yang sepi dengan pohon asam tumbuh di kanan dan kirinya. Jalan ini hanya dilewati oleh masyarakat yang hendak ke Keraton atau kompleks kawasan Indische pertama di Jogja seperti Loji Besar (Benteng Vredeburg), Loji Kecil (kawasan di sebelah Gedung Agung), Loji Kebon (Gedung Agung), maupun Loji Setan (Kantor DPRD). Namun keberadaan Pasar Gede atau Pasar Beringharjo di sisi selatan serta adanya permukiman etnis Tionghoa di daerah Ketandan lambat laun mendongkrak perekonomian di kawasan tersebut. Kelompok Tionghoa menjadikan Malioboro sebagai kanal bisnisnya, sehingga kawasan perdagangan yang awalnya berpusat di Beringharjo dan Pecinan akhirnya meluas ke arah utara hingga Stasiun Tugu.

Melihat Malioboro yang berkembang pesat menjadi denyut nadi perdagangan dan pusat belanja, seorang kawan berujar bahwa Malioboro merupakan baby talk dari "mari yok borong". Di Malioboro Anda bisa memborong aneka barang yang diinginkan mulai dari pernik cantik, cinderamata unik, batik klasik, emas dan permata hingga peralatan rumah tangga. Bagi penggemar cinderamata, Malioboro menjadi surga perburuan yang asyik. Berjalan kaki di bahu jalan sambil menawar aneka barang yang dijual oleh pedagang kaki lima akan menjadi pengalaman tersendiri. Aneka cinderamata buatan
lokal seperti batik, hiasan rotan, perak, kerajinan bambu, wayang kulit, blangkon, miniatur kendaraan tradisional, asesoris, hingga gantungan kunci semua bisa ditemukan dengan mudah. Jika pandai menawar, barang-barang tersebut bisa dibawa pulang dengan harga yang terbilang murah.
 
Selain menjadi pusat perdagangan, jalan yang merupakan bagian dari sumbu imajiner yang menghubungkan Pantai Parangtritis, Panggung Krapyak, Kraton Yogyakarta, Tugu, dan Gunung Merapi ini pernah menjadi sarang serta panggung pertunjukan para seniman Malioboro pimpinan Umbu Landu Paranggi. Dari mereka pulalah budaya duduk lesehan di trotoar dipopulerkan yang akhirnya mengakar dan sangat identik dengan Malioboro. Menikmati makan malam yang romantis di warung lesehan sembari mendengarkan pengamen jalanan mendendangkan lagu "Yogyakarta" milik Kla Project akan menjadi pengalaman yang sangat membekas di hati.
Malioboro adalah rangkaian sejarah, kisah, dan kenangan yang saling berkelindan di tiap benak orang yang pernah menyambanginya. Pesona jalan ini tak pernah pudar oleh jaman. Eksotisme Malioboro terus berpendar hingga kini dan menginspirasi banyak orang, serta memaksa mereka untuk terus kembali ke Yogyakarta. Seperti kalimat awal yang ada dalam sajak Melodia karya Umbu Landu Paranggi "Cintalah yang membuat diriku betah sesekali bertahan", kenangan dan kecintaan banyak orang terhadap Malioboro lah yang membuat ruas jalan ini terus bertahan hingga kini.

Keterangan: Karnaval dan acara yang berlangsung di Kawasan Malioboro biasanya bersifat insidental dengan waktu pelaksanaan yang tidak menentu. Namun ada beberapa kegiatan yang rutin diselenggarakan setiap tahun seperti Jogja Java Carnival yang selalu dilaksanakan tiap bulan Oktober, Festival Kesenian Yogyakarta pada bulan Juni hingga Juli, serta Pekan Kebudayaan Tionghoa yang dilaksanakan berdekatan dengan perayaan tahun baru China (Imlek).

Indonesia of Yogyakarta


Daerah Istimewa Yogyakarta adalah Daerah Istimewa setingkat Provinsi di Indonesia yang meliputi Kesultanan Yogyakarta dan Kadipaten Paku Alaman .




Daerah Istimewa Yogyakarta yang terletak di bagian selatan Pulau Jawa bagian tengah dan


 berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah dan Samudera Hindia Daerah Istimewa yang memiliki luas 3.185,80 km2ini terdiri atas satu kota dan empat kabupaten, yang terbagi lagi menjadi 78 kecamatan dan 438 desa/kelurahan. Menurut sensus penduduk 2010 memiliki jumlah penduduk 3.452.390 jiwa dengan proporsi 1.705.404 laki-laki dan 1.746.986 perempuan, serta memiliki kepadatan penduduk sebesar 1.084 jiwa per km2.

DreamLand Beach Bali



Dreamland atau Pantai Dreamland adalah salah satu pantai yang paling eksotik di bagian selatan Pulau Bali. Salah satu keunikan pantai ini yaitu adanya tebing batu yang berada di bibir pantai serta batu karang berukuran besar. Pantai ini juga menjadi tempat surfing yang cukup diminati oleh para peselancar.
Anda mungkin bingung mengapa pantai ini disebut Dreamland? Pantai lainnya di Bali menggunakan nama lokal, sedangkan pantai yang satu ini menggunakan bahasa Inggris yang bermakna alam mimpi tanah impian.
Ternyata asal-usulnya. Mungkin, pantai ini disebut Dreamland karena daerah harus dibangun Pecatu salah satu daerah terbesar dan paling unik pusat wisata di Asia Tenggara. Selain itu, ada juga akan


dibangun superluks Resort dikombinasikan dengan kawasan wisata yang menonjolkan keindahan dan keaslian alam dan pelestarian lingkungan. Sebelumnya daerah ini adalah daerah tandus dan gersang.

Pada saat krisis moneter tahun 1998, mega proyek itu ditinggalkan. Namun, karena penduduk setempat sangat berharap bahwa proyek ini selesai, dengan harapan bahwa mereka dapat beralih dari pertanian ke bisnis pariwisata, maka mereka menamakan tempat ini sebagai tanah impian dalam bahasa Inggris disebut Dreamland. Sejak itu, daerah ini disebut Dreamland.

Keindahan Pantai Dreamland

Saat Anda memasuki kawasan wisata Pantai Dreamland, mata Anda akan terpesona dengan keindahan pantai ini. Berbukit dan kasar daerah yang membuat Anda terlihat seolah-olah daerah pantai lebih rendah di laut. Dreamland adalah pantai dikelilingi oleh batuan tebing yang menjulang tinggi dan besar.

Ketika Anda menuruni batu dan langkah-langkah ke pantai, Anda akan terpesona oleh pemandangan tebing batu yang ada padang rumput hijau yang cukup tinggi.Banyak asing dan lokal wisatawan yang ingin menikmati di daerah padang rumput.

Dreamland Beach area mata juga sangat memikat. Anda akan terpikat oleh pasir coklat keputihan, bersihkan dengan celah karang yang curam. Anda dapat menikmati indahnya matahari terbenam atau sunset di area pantai sempit tepat di bawah dinding karang curam.

Dreamland wilayah Laut juga memiliki gelombang tinggi dan besar. Oleh karena itu, banyak peselancar ingin surfing di pantai ini. Dreamland juga menjadi salah satu tujuan surfing di Bali.

Dream Land Tours Dreamland sebagai

Pasir coklat, bersih putih terang, tebing tinggi yang indah, juga air laut yang biru, membuat banyak wisatawan untuk datang ke pantai yang pernah disponsori oleh Tommy Soeharto. Meskipun tidak terkenal Pantai Kuta, Dreamland atau "tanah impian" diperkirakan akan membuat semakin banyak wisatawan datang ke pantai ini. Berbagai fasilitas pariwisata mulai tersedia di wilayah ini, dari, villa resort, pusat perbelanjaan,, untuk lapangan golf. Ya, Pantai Dreamland karena keunikannya menambah satu lagi daerah wisata pantai yang menawan di Pulau Bali.